Facebook Fans

Briptu Norman Kuliah Gratis di UBK

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar baik tengah melingkupi anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, yang tengah menjadi "selebriti" karena video menyanyinya tersebar luas di dunia maya. Setelah diizinkan masuk dapur rekaman, Senin (11/4/2011), ia mendapat beasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) untuk menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Hukum UBK secara gratis.

Lampu Antik Hasil Olahan Logam Alumunium

Hasil olahan atau daur ulang dari logam alumunium ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi bahkan sampai menembus pasar internasional. Rusmani adalah salah satu dari pengrajin barang-barang antik berbahan logam alumunium asal Yogyakarta, yang telah berhasil menembus pasar Asia dan Eropa.

Curi Tisu Toilet, Politikus Dibekuk

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang politikus Jerman dibekuk tak lama setelah ketahuan mencuri tisu gulungan dari sejumlah toilet pria di sebuah balaikota, kata pihak berwenang Rabu (13/4). Aksi politikus itu, Frank-Michael John (24 tahun), tertangkap basah beberapa petugas kebersihan dalam sebuah operasi mendadak.

Anggota DPR Kepergok Nonton Bokep Waktu Rapat Paripurna

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang anggota DPR yang belum diketahui identitasnya menikmati film porno (bukan gambar seperti yang diberitakan sebelumnya) saat Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4/2011). Ia menonton film tersebut selama lebih kurang satu menit.

Mumi Janin Berdiam di Perut Selama 30 Tahun

Janin yang dikandung oleh seorang ibu harusnya dikeluarkan dari dalam tubuh. Tapi perempuan asal Dominika tidak mengetahui keberadaan janin di dalam perutnya, setelah 30 tahun janin tersebut sudah menjadi mumi.

Rabu, 09 Maret 2011

Para Wanita Pengawal Setia Khadafi

RIMANEWS-Bukan rahasia lagi jika seorang pria suka dikelilingi perempuan-perempuan cantik. Tak terkecuali Khadafi. Ya, pemimpin Libya ini sengaja memilih kaum hawa untuk menjadi pengawal pribadinya. 

Tak tanggung-tanggung, jumlah pengawalnya mencapai 40 orang. Mereka memiliki sebutan khusus, yakni Amazonian Guard alias Penjaga Amazon. Toh, bukan sekedar perempuan biasa yang direkrut Khadafi untuk menjadi pengawalnya. Ada kriteria khusus yang menyertainya. Perempuan tersebut haruslah seorang perawan! Ya, sebelum diangkat menjadi pengawal Khadafi, mereka harus mengucapkan janji atas keperawanan yang mereka miliki. Kabarnya, Khadafi meyakini bahwa penjaga terbaik adalah perempuan yang masih perawan atau lesbian. Mereka dianggap bisa merasakan adanya ancaman di sekitarnya atau angin kematian. Tak jarang, para pengawal cewek itu dibuat mandul agar bisa lebih agresif dan garang daripada pria.

Para perempuan pengawal ini benar-benar pembunuh terlatih dan dipilih sendiri oleh Khadafi. Khadafi melakukan seleksi terakhir atas pengawalnya. Karena yang ia pentingkan adalah pengawal yang masih suci, maka ia tak begitu peduli apakah perempuan itu berwajah cantiki atau tidak. 

Seluruh pengawalnya disumpah untuk mengabdikan hidupnya bagi Khadafi. Mereka tidak pernah meninggalkan Khadafi sedetik pun, siang ataupun malam. Saking setianya, seorang pengawalnya rela mati untuk menyelamatkan Khadafi. Saat itu, tahun 1998, seorang pengawalnya tewas dan tujuh lainnya terluka ketika kelompok fundamentalis Islam di Libya menyerang konvoi kendaraan Khadafi. Pengawal yang tewas itu bernama Aisha dan merupakan pengawal kesayangan Khadafi. Aisha rela menjatuhkan badannya di depan Khadafi, menjadi tameng untuk menghentikan berondongan peluru yang diarahkan ke Khadafi.

Ada sekolah pelatihan khusus bagi pengawal Khadafi. Mereka harus melewati pelatihan fisik yang ketat. Bagi yang lulus ujian hingga tahap terakhir, mereka akan menjadi pengawal tangguh yang memiliki keahlian sebagai pembunuh terlatih, mahir di bidang persenjataan dan bela diri.

Tengok saja, pengawal perempuan Khadafi akan sanggup menjatuhkan seorang pria hanya dalam hitungan detik. Kabarnya, para pengawal ini banyak yang direkrut dari Kuba –negara di Amerika Selatan yang presidennya, yakni Fidel Castro, akrab dengan Khadafi. Khadafi sendiri memiliki alasan, mengapa ia memilih kaum hawa sebagai pengawalnya. Menurutnya, perempuan lebih gampang dipercaya dan setia dibanding kaum adam, yang bisa membelot dan `menikam` dari belakang. Maklum saja, Khadafi punya banyak musuh di manapun ia berada. Ia juga pernah mengatakan,“Perempuan harus dilatih untuk berperang, sehingga mereka tidak akan mudah menyerah terhadap lawan-lawannya.” 

Tapi di balik “garangnya” perempuan pengawal Khadafi, masih ada sentuhan feminin mereka. Mereka masih diperbolehkan memakai lipstik, perhiasan, cat kuku dan mengenakan sepatu berhak tinggi. Tapi, mereka tak boleh meninggalkan senjata serbu otomatis andalannya, yakni Kalashnikov.

Di samping pengawal perempuan yang menarik perhatian media-media di dunia, ada lagi yang membuat Khadafi berbeda dari pemimpin negara lainnya. Setiap kali mengadakan kunjungan ke luar negeri, bukan hotel mewah yang menjadi jujugannya. Ia justru mendirikan tenda di tengah ibukota negara yang mengundangnya. Ia juga membawa rombongan onta, yang menjadi tunggangannya saat berada di negara tersebut.

Namun ada satu lagi yang tidak boleh tertinggal. Menurut bocoran Wikileaks, Khadafi selalu melakukan perjalanan didampingi perawat berambut pirang nan montok. Perawat asal Ukraina tersebut bernama Galyna Kolotnytska.

 
Khadafi bersama perawat kesayangannya Galyna Kolotnytska


Senin, 07 Maret 2011

Rahasia Sidik Jari

Sidik jari merupakan identitas pribadi yang tak mungkin ada yang menyamainya. Jika di dunia ini hidup 6 miliar orang, maka ada 6 miliar pola sidik jari yang ada dan belum ditemukan seseorang yang memiliki sidik jari yang sama dengan lainnya. Karena keunikannya tersebut, sidik jari dipakai oleh kepolisian dalam penyidikan sebuah kasus kejahatan (forensik). Makanya pada saat terjadi sebuah kejahatan, TKP akan diclear up dan dilarang bagi siapa saja untuk masuk karena dikhawatirkan akan merusak sidik jari penjahat yang mungkin tertinggal di barang bukti yang ada di TKP.

Ada tiga jenis sidik jari yaitu Whorl (lingkaran), Loop (sangkutan) dan Arch (busur). Sifat-sifat atau karakteristik yang dimiliki oleh sidik jari adalah parennial nature yaitu guratan-guratan pada sidik jari yang melekat pada manusia seumur hidup, immutability yang berarti bahwa sidik jari seseorang tak akan pernah berubah kecuali sebuah kondisi yaitu terjadi kecelakaan yang serius sehingga mengubah pola sidik jari yang ada dan individuality yang berarti keunikan sidik jari merupakan originalitas pemiliknya yang tak mungkin sama dengan siapapun di muka bumi ini sekali pun pada seorang yang kembar identik.

Ilmu yang mempelajari sidik jari adalah Daktiloskopi yang berasal dari bahasa Yunani yaitu dactylos yang artinya jari jemari atau garis jemari dan scopein yang artinya mengamati.

Uniknya lagi, sidik jari dapat pula dijadikan panduan mengidentifikasi bagaimana potensi seseorang, jadi sebenarnya kita bisa mengetahui bakat atau potensi kita sehingga kita bisa mengakomodasikan potensi kita untuk jenis pekerjaan apa yang paling cocok dengan bakat kita tersebut. Cara identifikasi bisa dilakukan secara kasat mata dengan orang yang pakar di bidangnya, atau ada juga yang menggunakan sebuah alat khusus pembaca sidik jari (finger print reader) yang dihubungkan ke sebuah komputer bersoftware khusus yang kemudian menganalisa berdasarkan titik-titik yang menjadi acuan. Adapun yang bisa diidentifikasi adalah mengenai pengendalian logika seseorang, reflek serta perkembangan otak. Mengenai bentuk dan pola sidik jari yang terdiri dari tiga jenis di atas memiliki ciri-ciri yang khas yaitu :
  • Whorl (melingkar) yaitu bentuk pokok sidik jari, mempunyai 2 delta dan sedikitnya satu garis melingkar di dalam pattern area, berjalan di depan kedua delta. Jenis whorl terdiri dari Plain whorl, Central pocket loop whorl, Double loop whorl dan Accidental whorl.
  • Loop adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih datang dari satu sisi lukisan, melereng, menyentuh atau melintasi suatu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core, berhenti atau cenderung berhenti ke arah sisi semula. 
  • Arch merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garis-garisnya datang dari satu sisi lukisan, mengalir atau cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu, dengan bergelombang naik di tengah-tengah.


Perkenalan Fingerprint Test

FT (fingerprint test) alias uji membaca sidik jari adalah metode berlandaskan dermatoglyphic, ilmu pengetahuan yang usianya ratusan tahun. FT adalah genetik blueprint.

Dermatoglyphic dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph yaitu ukiran adalah ilmu pengetahuan yang berdasarkan teori epidermal atau ridge skill (garis-garis pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje (1823), Dr. Henry Faulds (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne Wilder (1897) dan Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan kesehatan.

Tahap Fingerprint Test

Untuk memeriksa kecerdasan Anda lewat sidik jari, awalnya telapak tangan difoto dengan sebuah kamera yang terhubung pada layar monitor. Selanjutnya, kesepuluh jari discan pada sebuah alat menyerupai bentuk mouse komputer. Caranya cukup dengan meletakkan masing-masing ujung jari secara bergantian. Saat itulah, kesepuluh sidik jari Anda telah terekam dalam seperangkat komputer. Kemudian, seorang FT analis akan menganalisisnya.

Hasil seluruh analisis secara detail baru bisa diberikan 5 hari kemudian, menunggu hasil analisis laboratorium di Singapura. Di Indonesia memang belum ada laboratorium khusus untuk FT ini.

Saat hasil lengkap rekam sidik jari diberikan kepada pasien, tim psikolog siap memaparkan artinya. Untuk informasi, jari kelingking menggambarkan penglihatan. Jari manis melambangkan pendengaran. Jari tengah berhubungan dengan sentuhan, keseimbangan, pergerakan serta koordinasi tangan dan kaki. Jari telunjuk sebagai proses informasi (tangan kiri untuk logika, tangan kanan untuk pikiran). Ibu jari untuk berpikir dan membuat keputusan.


Sumber:  http://www.indonesiaindonesia.com/f/86507-rahasia-sidik-jari/

Kamis, 03 Maret 2011

Inilah Wajah Asli Istri Firaun


Para ahli pertama kali memindai patung ini pada tahun 1992, namun kini hasil yang lebih terperinci dapat diperoleh berkat kemajuan teknologi, ujar Alexander Huppertz, direktur Imaging Science Institute di Berlin.

Gambaran baru ini menunjukkan bahwa wajah “tersembunyi” Nefertiti hasilnya jauh lebih realistis dengan ditemui sejumlah lekukan di sudut bibir (atas, bawah dan kiri) serta pipi dan tonjolan di hidungnya.

“Alat pemindai CT mampu menampilkan sisi dalam wajah yang tidak hanya bentuk yang tidak bisa dilihat oleh kasat mata akan tetapi ia diperkaya dengan seni berkualitas tinggi,” jelas Huppertz.

Di lapisan plester semen terakhir (atas, kiri bagian atas) dari patung itu, Thutmose ternyata ingin melicinkan kedutan dan benjolan hidung sang ratu, mungkin untuk memantulkan “ciri khas era saat itu,” tambah Huppertz, yang penelitiannya dituangkan di Jurnal Radiologi edisi April.

Nefertiti adalah Permaisuri Agung (atau istri utama) dari Firaun Amenhotep IV (kemudian bergelar Akhenaten) dan merupakan ibu mertua dan mungkin ibu tiri dari Firaun Tutankhamun. Ia juga kemungkinan memerintah kerajaan dalam waktu singkat dengan nama Neferneferuaten-Nefertiti setelah suaminya meninggal dan sebelum bertahtanya Tutankhamun.

Selasa, 01 Maret 2011

Ibu Teladan Melahirkan Orang Besar

Siapa yang tidak kenal dengan Mustafa Al-'Aqqad? Ia adalah seniman dan sutradara asal Suriah. Dialah sutradara Muslim terbesar abad ini. Melalui filmnya yang kesohor dan ditonton puluhan juta dan mungkin ratusan juta manusia "Arrisalah / The Messeage". Namanya menyaingi dan bahkan melebihi seniman dan sutradara film-film Hollywood sekalipun. Inilah yang beliau kisahkan sebelum meninggal dalam kecelakaan pesawat pribadinya beberapa tahun lalu.

Beliau mengisahkan: Ibuku tak selalu mengatakan yang sebenarnya. Ibuku berbohong padaku 8 kali. Kisahnya bermula sejak kelahiranku. Aku adalah anak tunggal yang dilahirkan dalam keluarga yang amat miskin. Saking miskinnya, seringkali keluargaku tidak makan. Bila keluargaku dapat membeli beras sesekali, ibuku selau memberikan jatahnya untukku. Ia selalu bilang padaku, "Makanlah nak... Ibu tidak lapar." Inilah kebohongan ibuku yang pertama yang aku catat.
Saat aku mulai beranjak besar, aku ingat kami jarang sekali makan ikan. Setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, ibuku selalu pergi ke sungai kecil di belakang rumah kami dan memancing di sana. Tak lain harapannya ialah agar aku bisa makan ikan supaya aku mendapatkan gizi dan bisa tumbuh dengan sehat.

Suatu hari, berkat karunia Allah, ibuku mendapat dua ekor ikan. Setelah ia memasaknya, ia menyajikan kedua ikan yang tak terlalu besar itu padaku. Lalu aku sodorkan satu ikan itu pada ibuku dan dia berkata, "Silahkan kamu makan nak, ibu tidak suka ikan." Inilah kebohongan ibuku yang kedua.

Aku sangat shock karena setelah aku makan ikan yang pertama, ibuku mengambil sisa-sisa daging yang menempel ditulang ikan itu dan memakannya. Namun aku diam, tak bisa bicara sepatah katapun.

Setalah memasuki usia sekolah, aku ingin sekali bersekolah, namun keluargaku tidak punya uang untuk membayar biaya sekolahku. Lalu ibuku pergi ke pasar menjadi sales keliling salah satu toko pakaian wanita untuk menawarkan berbagai pakaian door to door alias dari rumah ke rumah di kampung kami.

Pada suatu malam hujan dan cuaca dingin sekali, ibuku belum juga pulang. Aku mencoba mencarinya ke jalan yang tidak jauh dari kampung kami. Tiba-tiba aku melihatnya sedang mengetuk pintu rumah salah seorang penduduk untuk menawarkan baju-baju yang dibawanya. Aku mamanggil ibuku sambil berkata, "Sudahlah bu... mari kita pulang, sudah terlalu malam dan cuaca dingin sekali, ibu bisa lanjutkan besok lagi." Lalu ia menjawab dengan senyum, "Wahai anakku, aku belum capek." Inilah kebohongan ibuku yang ketiga padaku.

Pada suatu hari waktu aku ujian di sekolah, ibuku memaksakan diri untuk pergi menemaniku di sekolah selama aku mengikuti ujian. Akupun masuk kelas dan ibuku menunggu di luar. Saat lonceng istirahat berbunyi, aku lihat ibu berdiri di lapangan di mana panas matahari begitu teriknya. Lalu aku menghampirinya dan ibuku langsung memeluk dan mendekapku dengan sangat erat penuh kasih sayang. Ia memberikan kabar gembira padaku, berkat taufik Allah jua ia mendapat satu gelas minuman kesukaanku yang sudah ia beli sebelumnya agar aku bisa meminumnya saat istirahat ujian. Akupun meminumnya dengan begitu semangat karena aku sangat haus waktu itu.

Kendati ia mendekapku erat-erat, namun aku merasakan begitu dingin dan nyamannya suasana saat itu. Lalu aku menatap wajah ibuku. Aku melihat dari wajahnya keringat mengucur keluar. Segera aku berikan gelas itu kepadanya sambil berkata, "Minumlah wahai ibu." Lalu ia menjawab, "Wahai anakku, minumlah semuanya, aku tidak hau." Inilah kebohongan ibuku yang keempat.

Setelah ayahku wafat, ibuku hidup menjanda. Maka semua tanggung jawab rumah tangga menjadi kewajibannya sendiri. Ia berkewajiban memenuhi semua kebutuhan rumah. Dengan demikian, hidup terasa semakin kompleks. Pamanku adalah orang yang sangat baik dan sering mengirimkan makanan pada kami. Ketika ibu-ibu tetangga melihat kondisi kehidupan kami semakin memburuk, mereka menyarankan ibuku untuk menikah lagi agar ada yang menanggung beban kehidupan, apalagi ibuku masih sangat muda. Lalu ibuku menolaknya sambil berkata, "Saya tidak butuh cinta." Ini adalah kebohongan ibuku yang kelima.

Setelah aku selesai kuliah, aku langsung mendapat pekerjaan yang cukup baik dan aku yakin inilah saatnya aku membahagiakan ibuku agar ia istirahat dan biarlah aku yang menanggung semua kewajiban dan tanggung jawab rumah kami. Waktu itu, kesehatannya sudah jauh berkurang sehingga tidak mungkin lagi menjadi penjual keliling seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia malah membuka lapak dengan menggelar sebuah tikar di pasar sambil berjualan sayuran. Ketika aku gagal membujuknya untuk meninggalkan pekerjaan itu, aku menyisihkan sebahagian gajiku untuknya. Namun dia menolaknya sambil berkata, "Wahai anakku, simpanlah uang itu untuk masa depanmu, aku masih ada uang cukup untuk kehidupanku." Inilah kebohongan ibuku yang keenam.

Sambil bekerja, aku meneruskan kuliahku tingkat master (S2). Alhamdulillah akupun berhasil lulus dengan baik. Gajikupun naik bahkan perusahaan Jerman tempat aku bekerja memberikan kesempatan padaku untuk bekerja di kantor cabang utamanya di Jerman. Saat itu aku sangat bahagia sekali. Aku mulai memimpikan permulaan baru dan kehidupan baru. Setelah aku pindah ke Jerman dan menyiapkan segala sesuatu, aku menghubungi ibuku agar ia mau hijrah ke Jerman bersamaku. Namun jawabannya mengecewakanku dan beliau tidak mau tinggal bersamaku di Jerman dengan alasan tidak mau menyulitkanku sambil bekata, "Wahai anakku, aku tidak terbiasa hidup mewah." Inilah kebohongan ketujuh ibuku.

Ibukupun tua, sampai usia renta. Ia mendapat cobaan penyakit kanker dan mengenai matanya. Seharusnya, di sampingnya ada orang yang ia cintai merawatnya. Namun apa hendak di kata, aku dengannya hidup dengan jarak yang dibatasi beberapa negara. Aku tinggalkan semua yang ada di Jerman dan aku pulang menemaninya. Aku temukan ibuku sedang terbaring di atas dipan setelah menjalankan operasi. Saat ia melihatku, ia mencoba tersenyum padaku. Namun, hatiku terkoyak menyaksikan ibuku bukan seperti dulu lagi. Fisiknya sudah kurus kering dan sangat lemah. Ia bukan lagi seperti ibuku yang ku kenal sebelumnya. Airmataku mengalir membasahi pipiku dan aku tidak bisa menahan perasaan sedihku. Namun ia mencoba menenangkan perasaanku sambil berkata, "Jangan menangis anakku, aku tidak merasakan sakit apa-apa." Sesaat setelah ucapannya itu, ia menghembuskan nafasnya yang terakhir dan akupun menutupkan matanya yang tidak akan pernah terbuka lagi di dunia.

Kepada semua saudaraku yang masih diberi nikmat ibu yang masih hidup. Jagalah nikmat itu baik-baik sebelum anda bersedih atas kehilangannya. Kepada saudaraku yang ibu tercintanya sudah tiada, ingat selalu betapa capek dan besarnya pengorbanan yang ia berikan kepada kita. Jangan lupa doakan agar beliau mendapatkan limpahan rahmat dan ampunan Allah di alam barzah.

Aku cinta padamu ibu...


Kisah Bocah Amerika Masuk Islam


Kisah spiritual anak kecil yang memeluk islam ini hanya karena dia baca mengenai buku Islam, setelah sebelumnya orang tuanya memberinya semua buku semua agama yang ada di dunia. Orang tuanya memutuskan agar anaknya sendiri yang memilih agamanya.

Rasulullah saw bersabda: "Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi." (HR. Bukhari) 

Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas. Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.

Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar'i, membaca sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan belajar adzan.

Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad 'Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw yang dia cintai sejak masih kecil.
 
Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut bertanya kepada wartawan itu, "Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?"
 
Wartawan itu berkata: "Tidak". Namun sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.
 
Bocah itu kembali berkata , "Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?". 

Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. "Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan 'umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan Islami ?"

Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan, "Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat."

Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, "Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain saja ?"
 
Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, "Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku". 
Wartawab bertanya kembali, "Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?"

Muhammad tersenyum sambil menjawab, "Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama". Kemudian dia meneruskan : "Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal tersebut".
"Apakah cita-citamu ?" tanya wartawan

Dengan cepat Muhammad menjawab, "Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad".

"Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?" tanya wartawan lagi.

Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata : "Sesungguhnya gambar Ka'bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain".

Tampaklah senyuman di wajah Muhammad 'Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Ka'bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.

Kemudian Muhammad meneruskan, "Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku mempunyai 300 dollar."

Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, "Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini."
"Apakah cita-citamu yang lain ?" tanya wartawan.

"Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka." jawab Muhammad

Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.

Muhammad berkata, "Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap Palestina."

"Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?" tanya wartawan lagi.

Muhammad menjawab, "Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al Quran."

"Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?" tanya wartawan

Maka dia menjawab dengan meyakinkan : "Tentu"

"Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana engkau menghindari daging babi ?"

Muhammad menjawab, "Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi."
"Apakah engkau sholat di sekolahan ?"

"Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan dan aku shalat di sana setiap hari" jawab Muhammad

Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung berkata kepada wartawan,"Apakah engkau mengijinkanku untuk mengumandangkan adzan ?"

Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan.

Apa yang akan kalian pikirkan tentang anak ini? Aku yakin kalian akan meneteskan air mata seperti halnya wartawan tersebut.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites