Facebook Fans

Briptu Norman Kuliah Gratis di UBK

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar baik tengah melingkupi anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, yang tengah menjadi "selebriti" karena video menyanyinya tersebar luas di dunia maya. Setelah diizinkan masuk dapur rekaman, Senin (11/4/2011), ia mendapat beasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) untuk menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Hukum UBK secara gratis.

Lampu Antik Hasil Olahan Logam Alumunium

Hasil olahan atau daur ulang dari logam alumunium ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi bahkan sampai menembus pasar internasional. Rusmani adalah salah satu dari pengrajin barang-barang antik berbahan logam alumunium asal Yogyakarta, yang telah berhasil menembus pasar Asia dan Eropa.

Curi Tisu Toilet, Politikus Dibekuk

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang politikus Jerman dibekuk tak lama setelah ketahuan mencuri tisu gulungan dari sejumlah toilet pria di sebuah balaikota, kata pihak berwenang Rabu (13/4). Aksi politikus itu, Frank-Michael John (24 tahun), tertangkap basah beberapa petugas kebersihan dalam sebuah operasi mendadak.

Anggota DPR Kepergok Nonton Bokep Waktu Rapat Paripurna

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang anggota DPR yang belum diketahui identitasnya menikmati film porno (bukan gambar seperti yang diberitakan sebelumnya) saat Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4/2011). Ia menonton film tersebut selama lebih kurang satu menit.

Mumi Janin Berdiam di Perut Selama 30 Tahun

Janin yang dikandung oleh seorang ibu harusnya dikeluarkan dari dalam tubuh. Tapi perempuan asal Dominika tidak mengetahui keberadaan janin di dalam perutnya, setelah 30 tahun janin tersebut sudah menjadi mumi.

Selasa, 29 Maret 2011

Ekspresi Aneh dan Lucu Ikan di Laut



Lautan merupakan bagian terbesar yang melingkupi bumi kita. Lebih dari setengah wilayah planet ini ditutupi oleh elemen air, dan didalamnya dihinggapi oleh ratusan jenis kehidupan yang mengagumkan.  

Kehidupan di dalam air ini masih penuh dengan misteri dan keunikan. Keanekaragaman satwa yang ada di dalamnya memiliki bentuk dan jenis yang unik, termasuk ekspresi-ekspresi mereka yang sangat mengesankan.

Berikut ini beberapa makhluk laut yang memiliki mimik menggemaskan, atau bahkan membuat bulu kuduk agan-agan semua berdiri. Beberapa diantaranya merupakan varian langka dan harus dilindungi.

Senin, 28 Maret 2011

Permainan "Roller Coaster" Memicu Trauma Pendengaran

LAS VEGAS, KOMPAS.com — Taukah Anda jika permainan Roller Coaster dapat memicu trauma pada pendengaran? 

Meluncur di atas roller coaster mungkin bisa mengatasi ketegangan dan memacu adrenalin, tetapi ada bahaya kesehatan telinga yang perlu Anda ketahui. Penelitian menunjukkan, laju roller coaster yang sangat cepat bisa menyebabkan sakit telinga yang disebut barotrauma.


Pada pertemuan para ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) di Las Vegas, akhir April lalu, ditampilkan sebuah kasus pasien yang menderita barotrauma setelah menaiki roller coaster berkecepatan 120 kilometer per jam dalam empat detik. Sekitar 36 jam setelah naik permainan itu, pasien itu mengeluhkan rasa sakit dan penuh pada bagian telinga kanan.

Pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter menemukan kerusakan pada bagian telinga kanan, yakni pembengkakan saluran telinga dan peradangan pada gendang telinga meski tidak terjadi robekan. Dokter menduga, bagian telinga kanan yang sakit itu terpengaruh saat roller coaster membalik dan kepala berada di bawah.

Ketua peneliti, Kathleen L Yaremchuk, dari Henry Ford Hospital, AS, menduga, telinga si pasien mengalami tekanan cukup tinggi saat roller coaster melaju. "Para dokter harus mewaspadai kemungkinan roller coaster sebagai penyebab barotrauma. Kami merekomendasikan orang yang ingin naik roller coaster harus memperhatikan durasi permainan untuk mengurangi dampak tekanan pada telinga," katanya.

Barotrauma sering kali dialami penumpang pesawat udara atau penyelam. Gejalanya berupa sakit telinga, gangguan pendengaran ringan, dan rasa penuh dalam telinga. Rasa ini disebabkan karena gendang telinga terdorong ke luar atau ke dalam akibat perubahan tekanan udara.

Masalah lebih berat dapat terjadi jika perubahan tekanan udara cukup besar atau saluran tuba eustachius tersumbat seluruhnya. Pembuluh darah halus (kapiler) telinga tengah akan pecah dan menyebabkan perdarahan. Darah yang memenuhi telinga menimbulkan gangguan pendengaran.

Tentu saja tidak semua penumpang roller coaster akan mengalami gangguan telinga. Yaremchuk menegaskan bahwa kasus yang dialami pasiennya sangat unik. Kendati demikian, ia menyarankan agar kita bisa melakukan pencegahan agar tidak terjadi barotrauma.

Bahaya Memainkan Drum Bagi Kesehatan


Awal Maret 2011, media massa ramai memberitakan, penabuh drum grup rock Genesis, Phil Collins (60), akan mundur dari karier musik yang dijalani lebih dari 40 tahun akibat gangguan kesehatan. Pemusik kelahiran Inggris itu mengalami masalah telinga, dislokasi tulang, dan kerusakan saraf pada lengan.

Bagi pemusik, alat pendengaran merupakan harta tak ternilai. Di sisi lain, ada potensi gangguan pendengaran akibat tingginya intensitas bunyi alat musik yang dimainkan.

Berdasarkan studi Marshall Chasin dari Centre for Human Performance and Health, Kanada, intensitas (kerasnya) bunyi bass drum dapat mencapai 106 desibel (dB).

Guru Besar Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jenny Endang Bashiruddin memaparkan, bunyi aman bagi telinga adalah intensitas 85 dB dalam 8 jam per hari kerja atau 40 jam per minggu berdasarkan panduan Occupational Safety Health Association (OSHA).

Hukum ”tiga” dapat dimanfaatkan sebagai panduan. Artinya, setiap penambahan tiga desibel, waktu aman pajanan makin pendek. Misalnya, seseorang aman jika terpajan 85 dB dalam waktu 8 jam, 88 dB dalam waktu 4 jam, 91 dB dalam waktu 2 jam, 94 dB dalam waktu 1 jam, 97 dB dalam waktu 30 menit, 100 dB dalam waktu 15 menit, dan seterusnya. Jika tidak terpenuhi, dapat terjadi kerusakan alat pendengaran. ”Penabuh gamelan bali yang sangat energik dan keras bunyi musiknya pernah diteliti. Ternyata, mereka mengalami gangguan pendengaran,” kata Jenny.

Proses mendengar berawal dari gelombang bunyi yang ditangkap oleh daun telinga. Bunyi diteruskan ke liang telinga, kemudian menggetarkan gendang telinga (membran timpani). Bergetarnya tulang-tulang pendengaran (martil, landasan, dan sanggurdi) di telinga tengah menggetarkan cairan di rumah siput (koklea) di telinga bagian dalam. Getaran kemudian diteruskan ke saraf pendengaran (saraf auditorius) dan disampaikan ke otak untuk diinterpretasikan. Saat itulah kita mengetahui bunyi yang didengar.

Bunyi yang terlalu keras akan merusak sel-sel rambut di koklea. ”Jika terjadi terus, gangguan pendengaran semakin berat dan sulit diperbaiki,” ujarnya.

Jenny mengatakan, gangguan pendengaran akibat bising, yang dikenal sebagai noise induced hearing loss (NIHL), merupakan salah satu gangguan pendengaran yang dapat dicegah.

Pemain drum atau orang yang bekerja di lingkungan bising dapat menggunakan penutup telinga untuk mengurangi intensitas bunyi.

Menjaga organ gerak

Mengingat bermusik merupakan aktivitas yang sarat gerak, penabuh drum juga perlu mewaspadai gangguan pada organ gerak.

Dokter ahli saraf Darmawan Muljono, mewakili tim dokter dari Ramsay Spine Center Rumah Sakit Premier Bintaro, menyebutkan, cedera tulang belakang pada penabuh drum terkait erat dengan pergerakan tubuh. Selain Darmawan, tim dokter Spine Center terdiri dari ahli bedah tulang Luthfi Gatham, ahli rehabilitasi medik Peni Kusumastuti, ahli saraf Tuti Suwirno Zacharia, dan ahli radiologi Riris Himawati.

Aktivitas yang melampaui kemampuan, seperti mengangkat beban berat atau terpukul, dapat mengakibatkan kerusakan anggota gerak. Cedera juga bisa terjadi tanpa disadari, tetapi berulang-ulang dalam jangka waktu lama (minimal repetitive accumulative injury) serta pemakaian berlebihan (over-use injury). Penabuh drum berisiko mengalami cedera karena saat menabuh drum tak ada penunjang kedua lengannya sehingga besar kemungkinan timbul gangguan di tengkuk dan leher.

Leher sering mengalami cedera, seperti kerusakan tulang, persendian, dan jaringan pengikat. Gangguan itu akan mengganggu sistem saraf. Timbul nyeri di tengkuk, sakit kepala, dan kesemutan yang menjalar ke lengan. Jika berkelanjutan, terjadi pengisutan otot, akhirnya otot lemah dan lumpuh.
Risiko lain ialah gangguan saraf lengan atau saraf persendian tangan. Terjadi penjepitan saraf dalam terowongan sendi tangan akibat peradangan karena cedera. Timbul rasa nyeri, kesemutan, baal pada jari-jari tangan dan telapak serta punggung tangan, kesulitan menggenggam, lama-kelamaan otot mengisut, dan terjadi kelemahan otot-otot jari tangan.
Persendian dan otot-otot lengan juga dapat cedera, misalnya persendian gelang bahu, persendian siku, tangan, dan jari-jari. Persendian atau otot yang cedera akan terasa nyeri dan pergerakan jadi terbatas.

Guna mengurangi risiko cedera, latihan pemanasan berupa peregangan pinggang, leher, gelang bahu, lengan, siku, tangan, dan jari-jari sangat penting. Pembebanan yang bertahap untuk mengondisikan anggota gerak menghadapi segala postur dan aktivitas akan sangat membantu. Sebaiknya aktivitas yang berlebihan dihindari dengan cara beristirahat setelah beberapa pertunjukan.

”Postur tubuh yang baik saat beraktivitas dapat mencegah cedera. Letak tempat duduk dengan alat musik perlu diatur agar tidak terjadi kesalahan postur. Ukuran batang pemukul drum perlu disesuaikan dengan ukuran tangan,” kata Darmawan.
Jika terjadi cedera, pemusik disarankan berhenti sementara guna mencegah kerusakan lebih lanjut. Daerah yang cedera dikompres es selama 7-10 menit dan diistirahatkan 24-48 jam sambil melakukan latihan ringan tanpa pembebanan. Obat antiperadangan dapat dikonsumsi untuk meringankan keluhan.

Jika keluhan tidak berkurang, langkah terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter. Keadaan kronik (cedera sudah berlangsung lama) biasanya lebih sulit ditangani. Umumnya, dilakukan tindakan fisioterapi seperti pemanasan, ultrasound, stimulasi elektris guna meningkatkan aliran darah pada daerah yang terlibat, disertai latihan peregangan mobilisasi sendi-sendi atau otot yang cedera sehingga menjadi lentur dan kuat. Pemulihan bergantung pada berat ringannya gangguan, proses baru atau lamanya, serta penyebab yang mendasari kerusakan.
Darmawan mengatakan, pencegahan dan penanganan sedini mungkin tetap yang terpenting. Kalau kesehatan tetap prima, karier bermusik pun awet terjaga.

10 Manfaat Susu Kedelai


Susu yang terbuat dari sari kacang kedelai merupakan susu yang baik untuk mencegah timbulnya penyakit kanker hingga penyakit jantung karena kaya akan kandungan protein dan tidak mengandung lemak. 

Kandungan zat isoflavone dalam kacang kedelai sangat baik untuk pencernaan dan peremajaan kulit karena isoflavone merupakan sejenis hormon estrogen yang bekerja untuk membantu dalam merawat kulit kita.


Inilah 10 manfaat susu kedelai yang perlu Anda ketahui:
1.  Mengatasi Intolerensi Laktosa
Air Susu Ibu (ASI) merupakan minuman sekaligus makanan terbaik dan alami untuk bayi yang paling bersih, bergizi, dan murah. Namun, karena berbagai kendala atau alasan, tidak sedikit kaum ibu yang coba menggantikan ASI dengan susu sapi. Padahal, pada kenyataannya banyak anak, terutama balita yang allergi terhadap susu sapi. Responnya bisa berupa mual, muntah, diare, dan gejala sakit perut lainnya. Ini pertanda system pencernaan tidak mampu mencerna dan menyerap laktosa (lemak susu) dengan baik. Kondisi demikian dikenal dengan istilah Intoleransi Laktosa, yang disebabkan terbatasnya enzyme laktase dalam tubuh- yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa (monosakarida) agar lebih mudah dicerna usus.
Sebagai alternatif, susu kedelai dapat dijadikan pengganti susu sapi dan minuman pendamping ASI bagi balita. Salah satu kelebihan susu kedelai dibandingkan dengan susu sapi adalah, tidak adanya laktosa susu . Karena itu, anak yang allergi terhadap susu sapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai; demikian juga untuk orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. Khusus untuk balita, susu kedelai sebaiknya diberikan setelah anak berumur diatas satu tahun. Porsinya cukup 250 500 ml. atau 1 – 2 gelas perhari. Dua gelas susu kedelai mampu men-suplai 30 % kebutuhan protein perhari bagi balita. Susu kedelai dapat diberikan setelah atau sebelum makan, tergantung kebiasaan dan selera anak.

2.  Minumam untuk Penderita Autisme
Autisme adalah gangguan perkembangan yang terjadi pada masa anak-anak, sehingga membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Autisme pada anak-anak biasanya disebut Autisme Infatil. Penderita Autisme sebaiknya tidak mengkosumsi makanan yang mengandung Kasein (Protein susu) dan Glutein (protein tepung). Karena selain sulit dicerna , makanan yang mengandung kedua jenis protein tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Jika dikonsumsi perilaku penderita autisme akan menjadi lebih hiperaktif. Sumber Kasein berasal dari susu hewani (susu sapi) serta berbagai macam produknya, seperti keju dan krim. Bagi penderita Autisme , Susu Sapi dapat diganti dengan Susu Kedelai. Dengan demikian, para penderita autisme tetap memperoleh masukan protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Hal terpenting dari semua itu, susu kedelai tidak mengandung Kasein dan Glutein.

3.  Minuman untuk Vegetarian
Vegetarian adalah orang yang menganut pola makan berpantang daging, termasuk produk pangan lainnya yang berasal dari hewan seoerti telur , susu serta hasil olahannya. Namun pada kenyataannya para vegetarianpun sangat membutuhkan sumber gizi hewani-yang merupakan sumber gizi tinggi bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Bagi vegetarian, susu kedelai dapat disajikan sebagai minuman utama. Selain enak dan menyegarkan, nilai gizinya tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai merupakan minuman sumber vitamin (B1,B2,B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium, Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber Karbohidrat, sumber Protein, dan sumber Lemak).

4.  Mengurangi Kadar Kolesterol Darah
Didalam tubuh kolesterol akan bergabung dengan protein, membentuk senyawa yang disebut Lipoprotein; yang terdiri dari dua jenis yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL). LDL dikenal sebagai Kolesterol Jahat, karena sering memicu penumpukan plak kolesterol didinding arteri. Sementera HDL dikenal sebagai Kolesterol Baik, karena berfungsi membersihkan kolesterol di dinding arteri dan membawanya kembali kehati tempat kolesterol dipecah dan dikeluakan. Susu Kedelai mampu menghalau kolesterol jahat (LDL), karena susu kedelai mengandung Lesitin; yang bersifat mengemulsi (melarutkan) kolesterol dalam darah, sehingga tidak ada lagi penyempitan dan penyumbatan. Khasiat lesitin ini telah diteliti oleh Dr. Edward dan dipublikasikan dalam Biocontrol News and Information, Discover & Science News. Selain Lesitin; Zat Gizi lain yang dapat menggempur kolesterol adalah Isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan HDL. Penelitian olah America Heart Association menunjukkan konsumsi Susu Kedelai selama tiga bulan mampu meningkatkan HDL rata-rata 4,7 %.

5.  Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi, Jantung Koroner, dan Stroke
Selain Lesitin dan Isoflavon, susu kedelai juga mengandung Vitamin E (Tokoferol) yang juga dapat membantu mencegah terjadinya Penyakit Jantung Koroner dan Stroke. Vitamin E ini juga mampu mencegah Teroksidasinya kolesterol LDL; sehingga tidak menimbulkan Plak yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri, dan meremajakan kembali arteri yang sudah tua, sehingga lebih elastis dan menghindari terjadinya Arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah).
Penelitian pada Harvard University; menunjukkan mereka yang memperoleh Vitamin E 200 I.U/ hari; risiko mendapat gangguan kardiovaskular berat menurun sebesar 34 %. Kandungan asam Folat dan Vitamin B6 dalam susu kedelai juga dapat mencegah penyakit jantung.
Untungnya lagi Susu kedelai mengandung mineral Magnesium yang mampu mengatur tekanan darah seseorang. Tidak hanya itu, hasil penilitian Jery L. Nadler dari City of Hope Medical Center – California; menyebutkan Magnesium mampu menghambat pelepasan Tromboksan – yaitu suatu zat yang membuat Trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah membentuk gumpalan, sehingga mampu mencegah naiknya tekanan darah sekaligus mencegah stroke dan gangguan jantung.

6.  Mencegah Diabetes Melitus
Diabetes Melitus muncul karena tubuh kekurangan Insulin; yang mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, dan elektrolit. Susu kedelai yang mengandung Asam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Karena itu Susu Kedelai baik dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus.

7.  Hambat Menopause dan Cegah Osteoporosis
Kendati prose alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi itu kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu; baik sebelum maupun setelah memasukinya.
Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen yang diproduksi oleh Kelenjar Ovarium. Karena itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT).
Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindroma menopause; tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan; antara lain Kanker Payudara (33%), Stroke (49.1 %), Thromboemboli (125.3 %), dan Penyakit Jantug (34.4%)- (Woman Health Initiaive USA). Solusi yang bisa dilakukan adalah terus mencari dan meneliti Fito-Estrogen atau Estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan .Salah satunya yang terbukti efektif mengatasi sindroma menopause adalah Isoflavon yang terkandung dalam Susu Kedelai. Selain harganya murah; produknya juga telah dikenal masyarakat.
Selain Isoflavon, zat gizi susu kedelai yang dapat menghambat menopause adalah Vitamin E; yang bermanfaat menjaga keseimbangan hormone yang memperlambat terjadinya menopause. Vitamin E alami lebih mudah diserap tubuh dibandingkan Vitamin E sintetik. Selain mampu menghambat Menopause, Isoflavon ternyata dapat mencegah Osteoporosis; dengan menstimulir proses Osteoblastik melalui aktifitas reseptor estrogen; dan meningkatkan produksi Hormon Pertumbuhan –(Insuline Like Growth Factor 1 (IGF-1). Mengkonsumsi Susu Kedelai secara teratur dapat mempertahankan tulang tengkorak dan tulang belakang. (Susan M.Potter –University of Illionis – USA).

8.  Mencegah Migraine
Migraine dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang berulang dan bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya); serta bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita disbanding pria (3 : 1). Faktor utamanya adalah adanya siklus hormonal pada wanita. Dengan sifatnya yang idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi. Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine; terutama yang disebabkan oleh deffisiensi zat gizi. Hal ini disebabkan karena Susu Kedelai merupakan sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Mineral, (terutama Kalium), dan Asam Amino (terutama Lisin) dengan jumlah cukup tinggi.

9.  Minuman Anti Kanker
Apakah anda pernah mendengar atau melihat iklan susu yang mampu mencegah kanker? Susu tersebut adalah Soymilk alias Susu Kedelai. Karena Susu Kedelai merupakan salah satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, dan Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diperlukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan . Selain Selenium, anti-oksidan pada Susu Kedelai adalah Vitamin E dan Genistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.

10.Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging)
Menjadi tua adalah kepastian yang sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yang bersumber dari makanan atau minuman.Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon.
Susu Kedelai layak dimasukkan kedalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda. Susu Kedelai mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (menghambat penuaan dini).

Sabtu, 26 Maret 2011

Cara Mengetahui Potensi Diri dari Sidik Jari

Tahukah Anda bahwa potensi atau bakat alami seseorang dapat dilihat dari pola sidik jari?
Dalam ilmu Dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari tentang analisa pola sidik jari) yang diawali oleh Guard Bidloo pada tahun 1685, menemukan bahwa sejak usia kandungan 13 minggu, pola sidik jari manusia telah terbentuk dan akan lengkap di usia 24 minggu. Dalam kenyataannya, pola sidik jari manusia tidak ada yang sama dan kemungkinan kesamaannya adalah 1 : 64.000.000.000
Secara genetis, sidik jari bersifat menetap dan spesifik pada proses perkembangan susunan syaraf pusat, sehingga memiliki korelasi yang menentukan struktur otak yang dominan yang kemudian diinterpretasikan secara psikologi untuk mengetahui kecenderungan Bakat, Kecerdasan, Karakter, Motivasi, Tekanan, Tingkat Kestabilan Diri, dan Gaya yang meliputi Gaya Belajar, Gaya Berfikir dan Gaya Bekerja secara genetis.

Pola sidik jari yang terbentuk sejak dalam kandungan ditentukan oleh DNA khusus, dimana pembentukan pola sidik jari itu berkaitan berkaitan dengan pembentukan / perkembangan otak dalam kandungan. Oleh sebab itu system kerja otak kita dapat kita ketahui dari 10 jari tangan kita melalui analisa sidik jari. Inilah kesepuluh jari tangan yang mewakili system kerja otak kita:
Hubungan antara sidik jari dan sistem kerja otak
1.  Jempol Kanan (The System Developer)
Pada dasarnya seseorang memiliki potensi atau bakat untuk menjadi seseorang yang merancang system yang ada pada sebuah organisasi atau instansi baik kecil maupun besar.
2.   Jempol Kiri (The Relation Developer)
Menunjukkan bahwa seseorang tersebut memiliki potensi sebagai mediator dalam berbagai hal baik formal maupun informal karena sifatnya yang mudah untuk beradaptasi sehingga mudah sekali membaur dengan masyarakat dan lingkungan yang baru, misalnya; konselor / terapis, humas (Public Relation), trainer, dan sebagainya.
3.  Telunjuk Kanan (The Initiative Solver)
Menunjukkan jika seseorang tersebut memiliki potensi untuk menjadi seseorang yang berperan sebagai ilmuwan sesuai dengan profesi yang ditekuni. Misalnya jika orang tersebut adalah seorang dokter, maka dia yang akan melakukan riset. Contoh lainnya adalah pengamat ekonomi, pengamat politik, pengamat sejarah, dan sebagainya.
4.   Telunjuk Kiri (The Innovative Solver)
Jari kiri mewakili system kerja otak kanan yang berhubungan dengan daya kreatifitas. Maka jari telunjuk kiri menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi sebagai pencetus gagasan atau ide kreatif sesuai dengan profesi yang ditekuni, misalnya arsitek, designer, komposer, sutradara, dll.  
5.   Jari Tengah Kanan (The Technical Actuator)
Jari ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk berperan aktif sebagai pihak yang menjalankan system yang sudah dibentuk, misalnya; seseorang yang bekerja di bagian operasional yang menjalankan system suatu perusahaan, teknisi mesin, masinis, pilot, dll.
6.   Jari Tengah Kiri (The Artistic Actuator)
Menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk menjalankan aktifitas yang berhubungan dengan bidang seni dan membutuhkan keluwesan tubuh dan keindahan, misalnya; atlet beladiri, penari, koreografer, seniman, pelukis, dan jika dia adalah seorang dokter maka dokter yang membutuhkan keluwesan gerakan seperti dokter gigi, dokter bedah dan dokter kecantikan.
7.   Jari Manis Kanan (The Structural Communicator)
Menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk berperan sebagai pihak yang menyampaikan informasi baik lisan maupun tulisan secara terstruktur, misalnya, reporter, wartawan, juru bicara, jurnalis, editor, dan sebagainya.
8.   Jari Manis Kiri (The Creative Communicator)
Jari ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk berperan sebagai pihak yang menyampaikan informasi dengan cara yang kreatif dan imajinatif, misalnya; web designer, musisi, marketing, presenter, dan sebagainya.
9.   Kelingking Kanan (The Trendsetter Observer)
Menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk berperan sebagai pengamat tren / inovasi yang ada di lingkungan, misalnya; marketing intelligence yang mencari informasi perkembangan produk pesaing, pengamat fashion, R & D, dan sebagainya.
10.Kelingking Kiri (The Phenomenal-Trend Observer)
Menunjukkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk berperan sebagai pengamat fenomena atau kejadian alam yang terjadi di lingkungan, misalnya; ahli geologi, ahli sosiologi, ahli antropologi, pengamat sosial dan budaya, pemerhati kesehatan masyarakat, ahli meteorology, dan sebagainya.

Analisa sidik jari memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan dengan metode pengukuran lainnya. Sehingga aplikasi penggunaan ilmu analisa sidik jari dalam kehidupan sangatlah luas dan salah satunya adalah pada proses identifikasi forensik dan keamanan.

Analisa sidik jari sangatlah membantu para orang tua untuk membimbing belajar sang anak dan memilih kurikulum belajar yang tepat berdasarkan talenta genetic dan learning style yang dimiliki sang buah hati. Dengan mengetahui potensi dalam hal kekuatan dan kelemahan yang dimiliki sang anak, orang tua dapat membantu anak untuk menajamkan ketrampilan dan bakat khusus yang dimilikinya, mengembangkan sirkuit neurologis anak agar dapat berkembang secara sempurna sejak dini, serta memberikan gambaran untuk menentukan masa depan anak secara lebih pasti dalam hal pendidikan yang efektif dan karier yang potensional untuk ditekuni.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites